• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 19 Oktober 2019

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Ahok: Saya Dilema, Nurani Saya Enggak Bisa Terima...
    ANA DEA | Kamis, 28 April 2016 | 11:56 WIB            #NASIONAL

    Ahok:
    Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ngamuk di Rusun Marunda, Jakarta Utara, Kamis (4/9/2014). Basuki kesal karena virtual account Bank DKI hanya seperti kartu hotel. Kompas.com/Kurnia Sari Aziza

     

    JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku sebenarnya dia dilema dengan rencana-rencana penggusuran. Namun, dia mengingatkan dirinya sendiri bahwa yang dia lakukan bukan menggusur, melainkan merelokasi warga.

     

    "Kalau penggusuran tentu kita dilema, (tapi) ini kan relokasi," ujar pria yang akrab disapa Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (28/4/2016).

     

    Ahok mengatakan, selama ini dia bukan hanya sekadar menggusur warga. Dia merelokasi warga ke rusun yang dia anggap lebih baik dari pada rumah petak milik warga sebelumnya.

     

    Selain itu, Ahok juga memberikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) untuk anak-anak mereka termasuk bus sekolah yang siap mengantar jemput.

    Bus transjakarta yang digunakan untuk layanan bus gratis ke Rusunawa Marunda, Jakarta Utara.
    Kompas.com/Alsadad Rudi
     

    Ahok mengatakan, dia tidak begitu saja memindahkan warga ke rusun. Di rusun, sebisa mungkin dia menyediakan fasilitas seperti taman dan perpustakaan untuk warga.

     

    Kata Ahok, sebagai gubernur, dia jauh lebih nyaman jika warganya yang tinggal di lahan negara itu menetap di rusun. Sebab, keamanan mereka terjamin di sana.

     

    "Anak-anak kecelakaan dilindas truk sudah hampir enggak ada. Dulu di daerah padat, rata-rata kelindas truk jadi meninggal. Terus sakit TBC, kamu enggak kasihan anak kamu TBC?" ujar Ahok.

     

    Itulah sebabnya Ahok bersikeras memindahkan warga yang tinggal di lahan negara ke rusun. Sebab, dia yakin rusun merupakan tempat terbaik.

     

    Dia tidak peduli jika banyak yang menentang kebijakannya. Hal yang terpenting adalah dia sudah memindahkan warganya ke tempat yang lebih baik.

     

    "Kalau saya pindahkan orang ke tempat yang tidak baik, saya dilema, nurani saya enggak bisa terima. Tapi kalau saya pindahkan ke tempat yang lebih baik dan ada sekelompok orang yang marah-marah, saya diemin saja," kata Ahok.

     

    Tahun ini, Pemerintah Provinsi DKI memang gencar melakukan sejumlah penertiban. Penertiban besar yang dilakukan Pemprov DKI adalah penertiban Kampung Pulo, Kalijodo, dan Luar Batang.


     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.