• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 29 Maret 2020

     

     
    Home   »  Gaya Hidup
     
    Ini yang Harus dan Tak Boleh Dilakukan pada Kondom
    ANA DEA | Minggu, 01 Mei 2016 | 09:35 WIB            #GAYA HIDUP

    Ini
    Ilustrasi

     

    Kondom sangat berguna karena terbukti efektif mencegah kehamilan dan penyakit menular seksual dalam hubungan seksual yang tidak aman. Namun, pengguna kondom harus tahu beberapa hal penting tentang kondom agar efektivitasnya terasa.

    Sebenarnya, banyak pria menolak menggunakan alat kontrasepsi ini karena percaya bahwa menggunakan kondom akan menurunkan sensasi saat berhubungan seks. Di sisi lain, banyak wanita yang masih sungkan meminta pasangannya memakai kondom untuk menghindari kehamilan yang tidak diinginkan.

    Nah, menurut Health24, ada beberapa hal soal cara memperlakukan kondom agar efektif mencegah kehamilan dan penyakit menular seksual.

    Yang harus Anda lakukan:

    - Gunakan kondom dengan silikon atau pelumas berbasis air.


    - Simpanlah kondom di tempat yang kering dan sejuk, tetapi bukan di lemari pendingin.


    - Periksalah selalu tanggal kedaluwarsanya.


    - Pasang kondom pada penis sebelum kontak seksual dengan pasangan.


    - Carilah kondom sesuai ukuran Anda. Kondom yang terlalu kecil atau terlalu besar masih bisa

    menyebabkan kehamilan atau berisiko terhadap penularan penyakit seksual.


    - Sebelum membuka gulungan kondom, tekan lembut dengan ibu jari dan telunjuk untuk memastikan ruang yang cukup untuk mengakomodasi air mani dan mencegah udara yang terperangkap.


    - Gunakanlah kondom setiap kali berhubungan seksual.

     
    Yang tidak boleh Anda lakukan:

    - Jangan gunakan kondom jika kedaluwarsa tanggal sudah lewat. Biasanya, kondom kedaluwarsa sudah sedikit rusak, terasa lengket, dan rapuh.

    - Jangan gunakan kondom yang terbuat dari kulit binatang karena tidak melindungi dari penularan penyakit seksual.

    - Jika alergi terhadap kondom lateks, gunakan kondom yang terbuat dari polyurethane atau jenis lain dari plastik.

    - Jangan letakkan kondom di tempat yang terkena panas langsung (seperti di saku belakang atau kotak di dashboard mobil), cahaya (seperti di bawah lampu atau sinar matahari langsung), serta jauh dari benda-benda keras (seperti koin dalam dompet Anda, kunci dalam saku baju, atau gunting kuku di kantong).
        
    - Jangan gunakan gigi, kuku, gunting, atau benda tajam lain untuk membuka pembungkus kondom sehingga tidak rusak sebelum Anda memakainya.
        
    - Jangan gunakan pelumas yang mengandung minyak, lemak, baby oil, body lotion, minyak goreng, minyak pijat, atau tabir surya. Krim bisa merusak kondom karena bisa menciptakan lubang kecil.
        
    - Jangan buka gulungan kondom atau meniupkan udara ke dalamnya sebelum digunakan pada penis.
        
    - Jangan gunakan kondom ganda pada waktu yang sama.
        
    - Jangan sama-sama gunakan kondom pada waktu yang bersamaan dengan pasangan Anda karena menjadi tidak efektif. Salah satu saja yang menggunakan kondom, entah si lelaki, atau si perempuan.
        
    - Jangan buang kondom bekas ke toilet karena bisa mencemari lingkungan. (Intisari-Online)


     


    Sumber: health.kompas.com
    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.