• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 30 November 2020

     
    Home   »  Internasional
     
    Siapa Sebenarnya Amokrane Sabet, Bule yang Tewas Ditembak karena Bikin Onar di Bali
    ANA DEA | Senin, 02 Mei 2016 | 19:29 WIB            #INTERNASIONAL

    Siapa
    Amokrane Sabet/Foto: facebook

     

     
    Polisi menembak mati seorang WN Prancis bernama Amokrane Sabet (49). Dia terpaksa diberondong tembakan karena menusuk seorang anggota polisi hingga tewas. Siapa dia sebenarnya?

    Nama Sabet pernah tercatat sebagai petarung di Mixed Martial Arts (MMA). Nama bekennya adalah 'Kiane' Sabet. Dalam video pertarungan di YouTube, terlihat badannya yang berotot dan gempal. Dia juga kerap bertarung dengan beringas di dalam ring.

    Dalam catatan pertarungan yang dikutip dari sherdog.com, dia pernah menang sekali dan kalah tiga kali dalam pertarungan. Belum jelas, bagaimana dia akhirnya bisa berada di Bali.

    Kabid Humas Polda Bali Komnas Hery Wiyanto menyatakan, izin tinggal Sabet di Bali sebetulnya habis pada 27 September 2015. Selama tinggal di Bali, dia kerap berbuat onar. Banyak warga yang resah dibuatnya.

    "Berdasarkan laporan itu, Polsek menindaklanjuti, memanggil dengan melayangkan surat panggilan sebanyak dua kali," kata Hery saat dihubungi, Senin (2/5/2016).

    Namun surat panggilan itu dirobek oleh Sabet. Padahal pemanggilan itu cuma mau diinterogasi. Sehingga, lanjutnya, karena sudah meresahkan masyarakat seperti makan di warung tidak bayar dan sebagainya, polisi juga ingin membantu pihak Imigrasi untuk melakukan deportasi.

    "Tetapi setelah kita lakukan negosiasi kemudian kita perintahkan anggota sekitar 25 orang, karena kita tahu bahwa bule ini beringas, temperamental dan sebagainya," tambahnya.

    Polisi kemudian bernegosiasi untuk membawa Sabet, tapi bule itu keras kepala dan membawa senjata tajam untuk mengancam anggota. "Anggota masih negosiasi terus, kemudian dia (bule) ngejar anggota dengan menggunakan senjata tajam, anggota jatuh kemudian ditusuk 8 kali tikaman, (anggota) dibawa ke rumah sakit kemudian meninggal dunia," papar Hery.

    Anggota polisi yang gugur itu adalah Brigadir Anak Agung Sugiarta, anggota Polsek Kuta Utara.

    "Kemudian pelaku ini ditembak anggota Brimob, menyebabkan meninggal dunia," ujar Hery.

     


    Sumber: news.detik.com
    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.