• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 01 Maret 2021

     
    Home   »  Internasional
     
    Ted Cruz Mundur, Trump Hampir Pasti Jadi Capres Republik
    ANA DEA | Rabu, 04 Mei 2016 | 14:13 WIB            #INTERNASIONAL

    Ted
    Donald Trump menyaksikan Ted Cruz berpidato menentang kesepakatan nuklir Iran di luar Gedung Kongres Amerika, 9 September 2015. Cruz Trump

     

     

    INDIANAPOLIS - Pertarungan Kandidat Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik mendekati babak akhir. Hal ini ditandai dengan mundurnya Senator Texas Ted Cruz dari "kompetisi" itu.

     

    Berdasarkan pernyataan Ketua kampanye Cruz, Jeff Roe, Rabu pagi (4/5/2016) WIB, Cruz memilih menyudahi ambisi presidennya setelah kekalahan memalukan di negara bagian Indiana.

     

    Taipan real estate Donald Trump melibas Cruz dengan kemenangan 53 persen.

     

    Hasil ini bagaikan paku terakhir yang ditancapkan Trump ke "peti mati" Cruz, karena Indiana adalah negara bagian yang didominasi pemilih konservatif dan evangelikal yang sesungguhnya menjadi basis pemilih Cruz.

     

    Dengan mundurnya senator yang terkenal dengan aliran konservatifnya itu, Trump yang telah mengumpulkan 1.041 delegasi tinggal menunggu waktu untuk dikoronasi menjadi Calon Presiden AS dari Partai Republik.

     

    Trump hanya membutuhkan 196 delegasi lagi untuk mencapai "angka magis" 1.237 delegasi.

     

    Cruz sebelumnya telah menargetkan untuk menjegal Trump mencapai angka 1.237 dan memaksakan terjadinya "brokered convention" di Konvensi Partai.

     

    Brokered Convention terjadi ketika tidak ada kandidat yang mampu mencapai jumlah minimum delegasi yang dibutuhkan di akhir pemilihan pendahuluan.

     

    Dengan demikian pemilihan akan dilanjutkan dengan sistem voting oleh delegasi dari tiap negara bagian di konvensi nasional.

     

    Namun dengan kekalahan di Indiana ini, Cruz sudah kehilangan momentum untuk menjegal Trump.

     

    Trump kian tak terhenti sejak kemenangan besar di kampung halamannya New York dan menyapu bersih lima negara bagian Timur Laut pekan lalu.

     

    Pesaing tersisa Trump, Gubernur Ohio John Kasich secara matematis sudah tersingkir dari perebutan 1.237 delegasi.

     

    Pemilihan pendahuluan (primary) Partai Republik tinggal menyisakan kontes di delapan negara bagian.

     

    Pada 7 Juni akan menjadi hari terakhir di mana di kontes Super Tuesday IV, lima negara bagian, California, Montana, South Dakota, New Jersey, serta New Mexico akan memilih.

     

    Trump yang sejauh ini unggul dalam survei di sebagian besar dari delapan negara bagian itu diprediksi akan mencapai angka 1.237 di hari terakhir.

     

    Setelah itu, dia akan resmi dimahkotai sebagai Calon Presiden AS di Konvensi Nasional Partai Republik akhir bulan Juli.


     


    Sumber: Politico/internasinal.kompas.com
    URL SUMBER




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.