• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 17 Desember 2018

     

     
    Home   »  Olahraga
     
    Mimpi Fernando Torres saat Masih `Ball Boy` Tinggal Selangkah Lagi
    ANA DEA | Jumat, 06 Mei 2016 | 09:39 WIB            #OLAHRAGA

    Mimpi
    Striker Atletico Madrid, Fernando Torres, merayakan golnya ke gawang Athletic Bilbao pada lanjutan La Liga di Stadion San Mames, Rabu (20/4/2016). ANDER GILLENEA/AFP

     

    Dua puluh dua tahun silam ketika masih menjadi ball boy di Stadion Vicente Calderon, Fernando Torres memiliki mimpi bisa merengkuh trofi bersama Atletico Madrid. Impian Torres itu tinggal selangkah lagi terwujud, karena Los Blancos sudah meraih tiket final Liga Champions.

     

    Setelah menyingkirkan Bayern Muenchen di semifinal, Atletico akan bersua Real Madrid di Milan pada 28 Mei nanti. Mungkin semua pemain Atletico merasa momen tersebut sangat spesial, apalagi kembali harus melakoni derbi seperti pada final Liga Champions 2013-2014. Tetapi bagi Torres, bisa membawa Atletico ke final dan menjadi juara menjadi alasan dirinya memilih kembali ke Vicente Calderon pada 2015.

     

    Torres merupakan jebolan akademi Atletico Madrid sebelum menembus tim utama pada 2001. Selama delapan tahun berbalut kostum Los Rojiblancos, Torres gagal mempersembahkan trofi bergengsi meskipun dia adalah ikon klub ibu kota Spanyol tersebut, sebelum memutuskan pindah ke Liverpool FC pada 2007.



    Padahal, sejak berusia 10 tahun ketika masih menjadi "anak gawang" di Stadion Vicente Calderon, pemain dengan julukan El Nino ini memiliki impian merengkuh sebuah trofi bersama Atletico. Kini, setelah dirinya menginjak usia 32 tahun, mimpi itu selangkah lagi menjadi nyata.



    "Ketika saya kembali, saya tahu potensi tim dan ketika saya pertama kali masuk ke ruang ganti, saya mendapatkan konfirmasi," ujar Torres setelah mereka menyingkirkan Bayern. "Sangat sulit berada di sini karena banyak tim yang pantas tetapi tidak mencapainya."



    "Siapa yang bisa mengatakan bahwa Bayern tidak pantas meraihnya?"



    Dalam perjalanannya ke final, Atletico lebih dulu menyingkirkan juara bertahan yang juga rival berat mereka di La Liga, FC Barcelona, pada perempat final. Setelah itu, giliran Bayern yang merasakan kokoh dan rapatnya pertahanan tim besutan Diego Simeone tersebut.



    "Kami sudah berada di final Liga Champions dan perlu banyak pengorbanan untuk mencapainya. Kami sudah menghadapi beberapa tim terbaik di dunia dan kami menyingkirkan mereka. Karena itu, saya bangga dengan rekan-rekanku dan menjadi bagian dari tim ini," ujar Torres, yang menambahkan bahwa setelah Atletico gagal dalam dua final Liga Champions, kali ini tekad untuk mengakhiri penantian meraih gelar paling bergengsi di Eropa tersebut kian menjulang.


     

    URL SUMBER
      TAG:
    • bola
    •   
    •   
    •   
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.