• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 18 Juni 2021

     
    Home   »  Travel
     
    Peserta TdF akan Disuguhi 1000 Alu Ndene
    ALEX | Senin, 16 Mei 2016 | 20:55 WIB            #TRAVEL

    Peserta
    Alu Ndene Makanan khas Kabupaten Ende

     

     

    ENDE, FLOBAMORA.NET - Para peserta Tour de Flores (Tdf) 2016 akan disuguhi makanan khas asal Kabupaten Ende berupa 100 Alu Ndene saat mereka menyelesaikan etape ke-2 yang finisnya di Kota Ende.

    Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ende, Derson Duka mengatakan itu saat dikonfirmasi, Senin (16/5).

    "Saat mereka menyelesaikan lomba dan masuk finis di Kilo Meter 0 di Jalan Soekarno, peserta akan kita suguhi makanan khas kita, Alu Ndene dan minuman khas Kopi Flores," kata Derson.

    Dia lebih jauh mengatakan para peserta lomba yang diperkirakan berjumlah 160 peserta dan berasal dari 26 negara. Memasuki kota Ende para peserta akan melewati jalur jalan Gatot Soebroto, Kelimutu, Banteng, Pahlawan dan masuk jalan Soekarno.

    "Di beberapa titik akan dilakukan pentas budaya oleh sanggar budaya, sementara gala dinner bagi peserta dilakukan malam itu bertempat di Museum Tenun Ikat," ujarnya.

    Dia menyebutkan segala akomodasi dan persiapan lainnya sudah berjalan baik termasuk media centre yang dilengkapi WIFI di lokasi sebelumnya bekas Kantor RSPD Ende, dan penginapan bagi para peserta race.

    "Kita sudah lakukan persiapan dan kini tinggal pemantapan saja," paparnya.

    Dia menjelaskan, untuk titik start etape ke-3 Ende - Bajawa akan dilakukan di depan Kantor Bupati, selanjutnya time on baru dihidupkan di Mbomba, Terminal Ndao Ende.

    Peserta touring akan start dari gerbang masuk Taman Nasional Kelimutu dan menuju Kota Ende setelah sebelumnya bemalam di Moni. Dan untuk kegiatannya diatur tersendiri.

    Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Ende Yulius Cesar Nonga mengatakan DPRD Ende sudah membahas terkait anggaran untuk Tour de Flores.

    Dia mengatakan, berdasarkan hasil pembahasan disebutkan terjadi penurunan anggaran dari usulan sebelumnya Rp 1,4 miliar lebih menjadi Rp 1,266 miliar.

    "Kita sudah bahas dan setuju untuk Rp 1,2 M dan Badan Anggaran juga sudah setuju. Kita sudah sampaikan ke Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan," ujarnya.

    Kata Yulius, dana tersebut bukan dari APBD, namun dari dana SILPA 2015 di mana SILPA yang ada sebesar Rp 153 miliar.

    Dari anggaran yang disetujui, kata Yulius lagi, sebesar Rp 600 juta lebih bagi penyelenggaraan yang merupakan tanggungan kabupaten,  sementara sisanya sekitar Rp 600 juta lainnya dipergunakan untuk promosi wisata.

    "Untuk item honorarium, yakni tenaga teknis dan lainnya kita coret dan kita serahkan tanggung jawab ke provinsi dan pusat," ucapnya.

    Sementara itu, Kadis PU kabupaten Ende Fransiskus Lewang secara terpisah mengatakan, dalam kaitan dengan Tour de Flores telah menyiapkan alat berat di sekitar lokasi longsoran guna mengantisipasi kejadian luar biasa bila terjadi longsoran.

    "Kami siapkan alat berat tiga buah, juga toilet mobile untuk mendukung kelancaran Tour de Flores dan juga hal-hal teknis lainnya sesuai dengan bidang PU," tambahnya.***


     




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.