• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 01 Maret 2021

     
    Home   »  Travel
     
    City Tour Peserta TdF di Sikka Batal
    VICKY DA GOMEZ | Selasa, 17 Mei 2016 | 13:07 WIB            #TRAVEL

    City
    Peserta TdF

     

     

    MAUMERE, FLOBAMORA.NET - Pemerintah Kabupaten Sikka melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata telah menjadwalkan kunjungan peserta Tour de Flores (TdF) ke sejumlah destinasi wisata di daerah itu. Namun karena kelelahan, semua jadwal city tour dan touring tersebut dibatalkan.

     

    Informasi tentang batalnya kunjungan peserta TdF ke sejumlah destinasi wisata ini disampaikan langsung Kepala Dinas Budpar Sikka Kensius Didimus yang dihubungi Senin (16/5) malam di Rujab Bupati Sikka, usai pemerintah menggelar galadinner bersama peserta TdF.

     

    “Untuk jadwal besok (hari ini, Red), nanti ada pameran ekonomi kreatif di halaman Kantor Bupati. Sedangkan kunjungan ke destinasi wisata tidak jadi atau batal karena peserta TdF lelah, capek,” jelas Kensius Didimus kepada wartawan.

     

    Asal tahu,, Senin (16/5) sebanyak 201 peserta TdF tiba di Maumere melalui Bandara Frans Seda. Mereka akan berada di Sikka sampai Selasa (17/5), kemudian pada Rabu (18/5) menuju ke Larantuka Flores Timur untuk persiapan etape 1.

     

    Menurut jadwal, selama berada di Maumere, peserta TdF akan melakukan city tour ke sejumlah desitinasi wisata. Di hari Senin (16/5), setelah tiba di Maumere, peserta TdF dijadwalkan berkunjung ke Museum Bikon Blewut di Seminari Tinggi Ledalero, melihat-lihat Kamar Paus Yohanes Paulus II di Seminari Tinggi Ritapiret, mendatangi Perkampungan Wuring di Wolomarang, menikmati Sunset di Kajawulu, berkunjung ke Pusat Kerajinan di Wairhubing, dan mengunjungi Kampung Watublapi.

     

    Selanjutnya, pada Selasa (17/5), Dinas Budpar mengagendakan touring ke beberapa destinasi seperti Gereja Tua di Sikka, Patung Bunda Segala Bangsa di Nilo, Rumah Adat di Maulo’o, Pantai Koka, dan Pantai Pangabatang.

     

    Ternyata agenda city tour dan touring ini batal dilaksanakan. Padahal ketika pembahasan anggaran untuk TdF di Sikka, Dinas Budpar Sikka memberikan garansi akan melakukan promosi seluas-luasnya tentang destinasi wisata di wilayah ini. Dengan jaminan ini, Badan Anggaran DPRD Sikka mengalokasikan dana sebesar Rp 1,2 miliar. ***


     




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.