• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 24 November 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Pembagian KIS, KIH, dan KIP di Ende Tanpa Berkoordinasi dengan Pemerintah
    ALEX | Kamis, 02 Juni 2016 | 18:59 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Pembagian
    Ilustrasi

     

     

    ENDE, FLOBAMORA.NET - Bupati Ende Marselinus Y.W Petu menyatakan kemarahannya ketika mengetahui pembagian Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Indonesia Hebat (KIH) dilakukan oleh kelompok dan lembaga tertentu tanpa berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah.

     

    Bupati Marsel menyatakan hal ini usai pembukaan Sidang III DPRD Kabupaten Ende, Kamis (2/6).

     

    Dia mengatakan, dirinya mendapat SMS atau pesan singkat dari masyarakat tentang adanya pembagian tiga kartu tersebut, namun sebagai kepala wilayah dia tidak diberitahu. Karena itu pembagian kartu tersebut dianggap liar.

     

    “Siapapun dia yang membagi untuk kepentingan dengan mengatasnamakan fasilitas yang diberikan pemerintah kepada masyarakat jadikan itu sesuai peruntukan dan objektif. Jangan ada interest tertentu," kata dia.


    Dia juga berharap aparat terkait untuk menjalankan sesuai fungsinya dan tidak melangkahi fungsi koordinasi juga kepada para camat dan kepala desa di wilayahnya. Hal ini bukan soal hak dan kewenangan, namun lebih kepada fungsi koordinasi dengan bupati sebagai kepala wilayah.


    Dia juga mengatakan akan menindak tegas camat atau aparat yang melanggar karena tidak melakukan koordinasi, begitu juga dengan SKPD teknis yang terkait dengan ketiga kartu tersebut.


    "Ketika pembagian kartu itu ditunggangi dengan kepentingan tertentu maka akan berhadapan benturan tokoh masyarakat atau lembaga lain," kata Bupati Marsel lagi sambil menambahkan dirinya belum mengetahui sistem distribusi sehingga bisa dilakukan oleh kelompok atau organisasi tertentu.


    Dia kembali menegaskan tidak mengetahui kelompok, organissi massa atau lembaga tertentu yang melakukan pembagian KIS dan KIH. Karena menurutnya info yang didapat lewat SMS dari masyarakat tidak menyebutkan orgnisasi atau lembaga tertentu.


    "Banyak SMS ke saya khususnya dari warga Detukeli tanpa nama dan tidak menyebutkan organisasi atau lembaga yang membagikan kartu-kartu itu,” ujarnya.

     

    Sebelumnya anggota DPRD Ende Yustinus Sani dalam Sidang III DPRD melakukan interupsi meminta penjelasan bupati terkait pembagian kartu-kartu tersebut yang menurutnya dilakukan oleh lembaga partisan.

     

    Dia mengatakan, mestinya tiga kartu yakni KIS, KIH, dan KIP adalah program Pemerintah Pusat. Menjadi pertanyaan mengapa lembaga partisan melakukn pembagian kartu tersebut tanpa berkoordinasi dan memberitahukan kepada bupati.


    Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ende Yeremias Bore dikonfirmasi pertelepon mengatakan, ketiga kartu tersebut seperti yang diketahui didistribusikan secara langsung melalui Kantor Pos dan Giro ke penerima bantuan.

     

    Dia menyebutkan, untuk Kartu Indonesia Sehat dari Kementerian Kesehatan langsung didistribusikan melalui BPJS dn selanjutnya ke warga penerima.

    "Untuk KIP dari Kementerian Pendidikan ke Kantor Pos, begitu juga KIH juga melalui pos dan selanjutnya langsung dibagikan ke warga yng berhak menerimanya," kata Yeremias.

     

    Sebelumnya sempat beredar kabar kartu-kartu itu dibagikan oleh lembaga partisan salah satu organisasi massa.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.