• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 31 Oktober 2020

     
    Home   »  Pemilu
     
    Bawaslu NTT Buka Pendaftaran Relawan Pengawas Pemilu
    ALBERTO | Jumat, 28 Februari 2014 | 11:37 WIB            #PEMILU

    Bawaslu
    Ketua Bawaslu NTT, Nelce Ringu

     

     
    Kupang, Flobamora.net - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) membuka pendaftaran bagi setiap masyarakat yang ingin menjadi relawan pengawas Pemilu. Ini sebagai salah satu misi bawaslu yakni mendorong pengawasan partisipatif berbasis masyarakat sipil.

    “Kita membuka pendaftaran bagi relawan untuk mengjadi pengawas pemilu. Relawan ini bisa siapa saja apakah tokoh masyarakat, akademisi, para guru dan mahasiswa atau elemen amsyarakat lainnya yang ingin berpartisipasi dalam mengawasi pemilu,” kata  Ketua Bawaslu NTT, Nelce Ringu, Jumat (28/2).

    Menurutnya, Bawaslu sebagai lembaga yang mempunyai mandat untuk mengawasi proses Pemilu membutuhkan dukungan banyak pihak untuk aktivitas pengawasannya. Salah satunya adalah dengan mengajak segenap kelompok masyarakat sipil untuk terlibat dalam partisipasi pengawasan tersebut.

    Dia mengatakan, keterlibatan masyarakat dalam pengawalan suara tidak sekadar datang dan memilih, tetapi juga melakukan pengawasan atas potensi adanya kecurangan yang terjadi,serta melaporkan kecurangan tersebut kepada Bawaslu sebagai lembaga yang bertugas mengawasi proses pemilu.

    Untuk mewujudkan pengawasan yang melibatkan masyarakat secara massif, katanya, Bawaslu memiliki kebijakan strategi  yang diarahkan pada tiga hal yakni, memperkuat kerangka hukum pemilu, membangun kelembagaan dan fungsi pengawasan pemilu serta memperkuat dukungan kelembagaan dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu.

    “Salah satu yang dilakukan Bawaslu untuk memperkuat dukungan masyarakat dan melibatkannya dalam pengawasan adalah dengan membentuk gerakan sejuta relawan pengawas pemilu,” tambahnya.

    Dia menegaskan, Pemilu bukanlah sekedar ajang seremonial politik belaka yang menafikan partisipasi politik masyarakat. Masyarakat harus juga menjadi subyek dalam proses Pemilu.

    Kata dia, pengawasan partisipatif yang dilakukan dalam gerakan sejuta relawan ini merupakan sarana untuk memujudkan warga negara yang aktif dalam mengikuti perkembangan pembangunan demokrasi.

    “Pengawasan juga menjadi sarana pembelajaran politik yang baik bagi masyarakat. Bagi masyarakat, dengan terlibat dalam pengawasan pemilu secara langsung, mereka bisa mengikuti dinamika politik yang terjadi dan secara tidak langsung belajar tentang penyelenggaraan pemilu dan semua proses yang berlangsung,”ujarnya.

    Bagi penyelenggara pemilu, tambahnya, kehadiran pengawasan masyarakat yang massif secara psikologis akan mengawal dan mengingatkan mereka untuk senantiasa berhati-hati, jujur dan adil dalam menyelenggarakan pemilu.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.