• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 21 September 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Aparat Kejaksaan Dituntut Tingkatkan Kinerja Penegakan Hukum
    ALEX | Jumat, 22 Juli 2016 | 14:20 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Aparat
    Ketua DPRD Ende Herman Yoseph Wadhi

     

    ENDE, FLOBAMORA.NET - Memperingati Hari Bakti Adhyaksa  ke- 56  aparat kejaksaan dituntut untuk meningkatkan upaya penegakan hukum di daerah ini.

     

    Demikian benang merah yang disimpulkan saat di mintai komentar kepada beberapa pemangku kepentingan di Ende, Jumat (22/7).


    Ketua DPRD Ende Herman Yoseph Wadhi ditemuai di ruang kerjanya mengatakan, Kejaksaan Negeri Ende harus terus meningkatkan kinerjanya terutama dalam upaya penegakan hukum di daerah ini.


    "Memperingati Hari Bakti Adhyakasa mestinya sebagai saat merefleksi diri dalam rangka meningkatkan kinerja penegakan hokum," katanya.


    Dia mengharapkan, aparat kejaksaan melakukan upaya pencegahan agar masyararakat terutama aparat bisa sadar hukum.Karena itu, yang lebih penting adalah melakukan pencegahan sehingga pelanggaran hukum bisa berkurang.


    "Saya harapkan adanya upaya pencegahan agar masyarakat sadar hukum dan tidak melanggar hukum," ujarnya. Meski demikian dia juga mengatakan siapapun dia jika melakukan pelanggaran hukum harus di proses sesuai dengan undang-undang yang berlaku.


    Sementara itu Sekretaris Jendral Pusat Kajian dan Advokasi Masyarakat (Pusam) indonesia Oscar Vigator Wolo mengatakan, Kejaksaan Negeri Ende di moment bersejarah ini harus melakukan introspeksi diri dan melakukan evaluasi diri terutama dalam penanganan pemberantasan korupsi di Kabupaten Ende.


    "Ini momentum tepat untuk evaluasi khususnya penanganan korupsi di Kabupaten Ende yang hingga kini terlihat tidak ada progres sama sekali apalagi beberapanya sudah dijadikan tersangka namun belum di meja hijaukan" kata Oscar.

     

    Dia mengatakan sebagai aktivis yang juga memperjuangkan pemeberantasan korupsi dirinya belum melihat pemberantasan korupsi di Kabupaten Ende.


    Menurut pengamatan Pusam, kata dia, banyak kasus korupsi sudah dipublikasikan , namun tidak ada progres apalagi sudah ada tersangka.Karena itu Kejaksaan negeri Ende harus selesaikan kasus-kasus itu jangan sampai ada masyarakat menduga ada main mata kejaksaan terhadap kasus korupsi itu.


    "Masyarakat jangan sampai menduga kasus korupsi sudah diendapkan dan dijadikan ATM oleh kejaksaan," kata mantan aktivis PMKRI ini.


    Sekali lagi di hari Bakti Adhyaksa ke 56 ini Pusam menitipkan catatan yang serius berkaitan dengan penanganan kasus korupsi agar kejaksaan Negeri Ende untuk lebih profesinal, transparan,independen dalam melakukan penegakan hukum terutama penanganan kasus korupsi.


    "Banyak itu yang sudah jadi tersangka yang menyeret para pejabat di pemerintah daerah. Namun hingga kini kasus ini seakan diam begitu saja dan terkesan dilupakan.Sementara pejabat yang bersangkutan tetap dipercayakan bupati untuk menjabat di SKPD,"urainya.


    Dia menyebutkan beberapa kasus seperti penyalahgunaan Dana DAK di Dinas Perhubungan, Bansos dan pengadaan tanah TPA,dan beberapa kasus lainnya yakni jalan Nangaba yang terkesan didiamkan.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.